Agama Islam adalah agama samawi/langit terakhir yang diturunkan oleh Allah Swt ke bumi ini melalui perantara Nabi Muhammad Saw sebagai pembawa risalah Ilahi tersebut. Nabi adalah seorang dengan akhlak yang sangat mulia, bahkan Allah Swt telah memuji beliau dalam salah satu surat dalam Al-Qur'an (Qs. AlQalam:4). Oleh karena itu sangatlah tepat tujuan Nabi Muhammad Saw diutus ke alam ini, yaitu untu menyempurnakan akhlak manusia. Karena pada saat itu manusia dalam keadaan jahiliah/kebiadaban. Perempuan hanyalah budak bagi para pria yang tak ada harganya sama sekali. Anak perempuan adalah aib bagi keluarga sehingga harus dibinasakan. Dan masih banyak lagi kebiadaban yang ada pada saat itu. Maka Sang Nabi Revolusioner yang datang pada saat itu adalah benar-benar anugerah bagi kaum tertindas.
Nabi Muhammad Saw bukanlah seorang yang hanya bisa berbicara. Akan tetapi apa yang beliau katakan selalu diaplikasikan dalam tidakan nyata.Maka pantaslah beliau adalah suri tauladan bagi kita semua. Mu'jizat beliau adalah yang paling luar biasa dari yang Lainnya.Ketika para Nabi dengan mu'jizat mereka telah merubah dunia pada masa mereka, maka kitab suci Al-qur'an takkan pernah usang oleh ruang dan waktu. Bahkan di hari kiamat setelah alam beserta isinya ini berakhir, Al-Qur'an akan datang sebagai juru selamat bagi sahabt-sahabatnya. Sudahkah kita menjadi sahabat Al-Qur'an??!!\
Tak terasa sudah 23 tahun lamanya Sang Nabi berjuang dalam menyebarkan dan mengajak kepada kebenaran. Pada hari itu Nabi dipanggil oleh Allah Swt ke tempat yang lebih tinggi. Sang Singa Padang Pasir Imam Umar Bin Khatab geram dan tak percaya bahwa Sang Kekasih Ilahi telah meninggalkan dunia. Maka saat itu tampillah Sang Sahabat Nabi yang Mulia yang 100% percaya pada setiap apa yang dibawa oleh Sang Nabi Saw, yah Imam Abu Bakar As-Shiddiq tampil sebagai pereda Emosi Beliau. Kalau kita menyembah Sang Nabi Saw, Dia adalah seorang manusia bernyawa yang pasti akan menemui ajalnya, akan tetapi apabila kita menyembah Allah Swt, maka Ia adalah Tuhan yang Maha Hidup dan Tak Akan Pernah Mati. Luluh lah hati Sang Imam mendengarkan kata bijak dan mulia itu.
Masa demi masa telah berlalu. Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai rujukan utama Umat Islam di seluruh dunia telah menelurkan banyak ilmu. Salah satunya adalah ilmu tasawwuf yang merupakan sebuah disiplin ilmu yang menyingkap metodologi penyucian jiwa dan raga demi menggapai kebhagiaan yang abadi selama-lamanya (As-Syaikh Zakariya Al-anshari). Tujuan ilmu tasawwuf adalah menyempurnakan akhlak yang mulia pada diri manusia. Dan tujuan tersebut seiring dengan tujuan terutusnya Nabi Muhammad Saw ke dunia.
Akan tetapi seiring dengan itu, Penentang ilmu tasawwuf pun bermunculan. Mereka tak stuju dengan adanya ilmu tasawwuf. Apakah Al-qur'an tidak cukup atau tidak sempurna sehingga kita membutuhkan ilmu lain untuk menyucikan diri dan hati.
Nah melalui kesempatan yang mulia ini, kami mengajak teman-teman untuk mendiskusikan masalah tersebut, sehingga ada suatu titik terang yang tentunya dapat menjadi cahaya dalam amal yang kita lakukan.
Apakah ilmu Tasawwuf itu penting????Bagaimana sejarah ilmu tasawwuf yang sebenarnya???Apakah kita salah mempelajari ilmu Tasawwuf ??!!Mari kita diskusikan bersama!!!Komentar dan argumen harus bijak yach !!!!Jangan Saling menjelek-jelekkan apalagi saling menghina. Agama kita adalah agama yang demokratis!!!Wa Syukran.....
Nabi Muhammad Saw bukanlah seorang yang hanya bisa berbicara. Akan tetapi apa yang beliau katakan selalu diaplikasikan dalam tidakan nyata.Maka pantaslah beliau adalah suri tauladan bagi kita semua. Mu'jizat beliau adalah yang paling luar biasa dari yang Lainnya.Ketika para Nabi dengan mu'jizat mereka telah merubah dunia pada masa mereka, maka kitab suci Al-qur'an takkan pernah usang oleh ruang dan waktu. Bahkan di hari kiamat setelah alam beserta isinya ini berakhir, Al-Qur'an akan datang sebagai juru selamat bagi sahabt-sahabatnya. Sudahkah kita menjadi sahabat Al-Qur'an??!!\
Tak terasa sudah 23 tahun lamanya Sang Nabi berjuang dalam menyebarkan dan mengajak kepada kebenaran. Pada hari itu Nabi dipanggil oleh Allah Swt ke tempat yang lebih tinggi. Sang Singa Padang Pasir Imam Umar Bin Khatab geram dan tak percaya bahwa Sang Kekasih Ilahi telah meninggalkan dunia. Maka saat itu tampillah Sang Sahabat Nabi yang Mulia yang 100% percaya pada setiap apa yang dibawa oleh Sang Nabi Saw, yah Imam Abu Bakar As-Shiddiq tampil sebagai pereda Emosi Beliau. Kalau kita menyembah Sang Nabi Saw, Dia adalah seorang manusia bernyawa yang pasti akan menemui ajalnya, akan tetapi apabila kita menyembah Allah Swt, maka Ia adalah Tuhan yang Maha Hidup dan Tak Akan Pernah Mati. Luluh lah hati Sang Imam mendengarkan kata bijak dan mulia itu.
Masa demi masa telah berlalu. Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai rujukan utama Umat Islam di seluruh dunia telah menelurkan banyak ilmu. Salah satunya adalah ilmu tasawwuf yang merupakan sebuah disiplin ilmu yang menyingkap metodologi penyucian jiwa dan raga demi menggapai kebhagiaan yang abadi selama-lamanya (As-Syaikh Zakariya Al-anshari). Tujuan ilmu tasawwuf adalah menyempurnakan akhlak yang mulia pada diri manusia. Dan tujuan tersebut seiring dengan tujuan terutusnya Nabi Muhammad Saw ke dunia.
Akan tetapi seiring dengan itu, Penentang ilmu tasawwuf pun bermunculan. Mereka tak stuju dengan adanya ilmu tasawwuf. Apakah Al-qur'an tidak cukup atau tidak sempurna sehingga kita membutuhkan ilmu lain untuk menyucikan diri dan hati.
Nah melalui kesempatan yang mulia ini, kami mengajak teman-teman untuk mendiskusikan masalah tersebut, sehingga ada suatu titik terang yang tentunya dapat menjadi cahaya dalam amal yang kita lakukan.
Apakah ilmu Tasawwuf itu penting????Bagaimana sejarah ilmu tasawwuf yang sebenarnya???Apakah kita salah mempelajari ilmu Tasawwuf ??!!Mari kita diskusikan bersama!!!Komentar dan argumen harus bijak yach !!!!Jangan Saling menjelek-jelekkan apalagi saling menghina. Agama kita adalah agama yang demokratis!!!Wa Syukran.....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
BERKOMENTARLAH DENGAN CARA DAN KATA-KATA YANG BIJAK TANPA MENGHINA DAN MENJELEK-JELEKKAN